|
Seperti biasa, sebelum tidur, aku buka Alkitab dan membacanya. Entah kenapa, aku begitu antusias untuk membuka penanggalan liturgi dan melihat bacaan apa malam ini. Lukas 9: 28 - 36 (Yesus Menampakan KemuliaanNya)
Aku membayangkan seandainya Yesus menampakan diri padaku, aku harus berpakaian apa dan harus bersikap bagaimana di hadapanNya. Sementara, setiap minggu dalam Misa Kudus, aku lebih suka berpakaian santai dan lebih suka memakai sandal. "Berkat untuk yang bersepatu dan yang pakai sandal khan sama" pikirku.
"Tapi, kalau aku bisa berpakaian rapi dan memakai baju yang bagus ketika menghadiri sebuah pesta pernikahan, kenapa aku tidak bisa melakukan hal yang sama bahkan lebih, ketika aku hadir dalam pesta perjamuan Allah?"
© HUNTER
Silahkan men-download Majalah Terang untuk memperoleh bacaan harian minggu-minggu sebelumnya.
"Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu”
SEPERTI APA LANDASANNYA
Ada bagian dari rumah yang hampir selalu dilupakan dan tak dikagumi, yaitu pondasi. Meski tak ditonjolkan bentuknya dan tak dikagumi setelahnya, pondasi yang kokoh dan landasan yang stabil akan selalu dipikirkan pembangun yang jujur. Bagaimana anda membangun pondasi hidup dan iman anda? Pernahkan anda berkonsentrasi untuk memperhatikan saran Yesus untuk memasang pondasi pada lahan yang stabil, yakni mendengarkan Dia dan melakukan sabdanya?
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah
KITA TAK KEHILANGAN
Kita senantiasa merasa kehilangan setiap kali ada orang baik atau orang dekat dengan kita dipanggil Tuhan. Yesus memiliki logika pertanian yang sangat sederhana namun sarat kebenaran, jika gandaum tak jatuh ke tanah dan mati ia tetap sesbiji saja, tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Mari memohon agar kematian orang baik menjadi kesempatan tumbuhnya benih kebaikan, marilah mematikan kemerdekaan diri agar tumbuhlah kasih akan Tuhan yang lebih agung dalam diri kita.
"Apabila saudaramu berbuat dosa, tegorlah dia di bawah empat mata. Jika ia mendengarkan nasihatmu engkau telah mendapatnya kembali”
MENANG TANPA MENGALAHKAN
Kita mewarisi filosofi jawa: unggul tanpa ngasorake, menang tanpa mengalahkan. Yesus mengajarkan agar kita mampu menyadarkan orang bersalah tanpa mempermalukan mereka di depan umum. Seperti apa kebisaan kita? Hormati harga diri setiap orang, maka mereka akan bertumbuh dan terbiasa menaruh hormat.
Kemudian datanglah Petrus dan berkata kepada Yesus: "Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku? Sampai tujuh kali?"
Yesus berkata kepadanya: "Bukan! Aku berkata kepadamu: Bukan sampai tujuh kali, melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali.
BERMURAH HATI MENGAMPUNI
Mudah di duga, pelayanan gratis selalu dikerumuni banyak orang Indonesia, hingga muncul banyak anekdot tentang hal itu. Tuhan telah dengan murah hati mengampuni kita pendosa, hingga kita menyebutNya Sang Maha Rahim. Tetapi seberapa kita murah hati mengampuni sesama. Apakah kita mau gratisan aja dalam soal pengampunan ini? Bermurah hatilah untuk mengampuni, agar hidup kita mencerminkan Tuhan yang maha rahim.
Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?" Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan? Dan firman-Nya: Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan isterinya, sehingga keduanya itu menjadi satu daging.
MENJADI SATU DAGING
Kalau berbicara tentang perkawinan, istilah menjadi satu daging atau satu tubuh barangkali akan lebih ditafsirkan secara fisik-ragawi. Mari coba lihat dengan kaca mata lain, kalau lelaki menjadi satu tubuh, dan membiarkan Kristus menjadi kepalanya. Nah barangkali akan mudah bagi kita untuk memaknai yang disebut dengan Gereja Keluarga, lebih daripada sekedar keluarga yang punya jadwal berdoa bersama, tetapi keluarga yang dikepalai, diresapi, dirasuki inspirasi Kristus.
Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas mereka dan mendoakan mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi orang-orang itu. Tetapi Yesus berkata: "Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang kepada-Ku; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Sorga.
MASA BAHAGIA KURANG KECIL
Kita biasa mengucapkan “Masa kecil kurang bahagia.” Bagaimana kalau ungkapan itu kita balik “Masa bahagia kurang kecil?” Barangkali ungkapan ini akan bisa mengingatkan kita bahwa masa kanak-kanak boleh berhenti tetapi pola hidup anak-anak haruslah tetap menyala. Yang saya maksudkan adalah kemampuan anak untuk percaya, patuh pada yang dipercayai, tak ragu merasakan dan merayakan, mengungkapkan rasa kagum dan takut dengan jujur, melakukan sesuatu dengan tulus. Kita akan percaya, bahwa masa dewasa bisa menjadi keajaiban masa kanak-kanak yang terus hidup.
JALAN KE SURGA DIPUTUSKAN OLEH KETIDAKTAATAN ADAM, ALLAH MENJADIKAN PUTRANYA SUATU JEMBATAN YANG DAPAT DILALUI MANUSIA dikutip dari: Dialog Santa Katarina dari Siena, Percakapan dengan Allah Bapa, didiktekannya dalam keadaan ekstasi
“Telah Aku katakan kepada kalian bahwa Aku telah menjadikan suatu Jembatan Sabda-Ku, dari Putra TunggalKu, dan inilah kebenaran. Aku menghendaki kalian, anak-anak-Ku, tahu bahwa jalan ke surga diputuskan oleh dosa dan ketidaktaatan Adam, begitu rupa, hingga tak seorang pun dapat sampai di Kehidupan Abadi. Manusia tidak memuliakan Aku seperti seharusnya, sebab mereka tidak ikut ambil bagian dalam kebajikan untuk mana Aku menciptakan mereka, dan kebenaran-Ku tidak tergenapi. Kebenaran ini adalah bahwa Aku telah menciptakan manusia seturut gambar-Ku dan citra-Ku Sendiri, agar ia dapat memiliki Hidup Abadi dan dapat ikut ambil bagian dalam Aku, dan merasakan kemanisan dan kebaikan-Ku yang tertinggi dan abadi. Tetapi, sesudah dosa menutup Surga dan memalang pintu-pintu belas kasihan, jiwa manusia menghasilkan onak duri, dan makhluk-Ku mendapati dalam dirinya pemberontakan melawan dirinya sendiri.
Dan daging segera mulai berperang melawan Roh, dan, kehilangan keadaan tanpa dosa, menjadi binatang keji, dan semua ciptaan memberontak melawan manusia: padahal seharusnya mereka taat kepadanya, andai ia tinggal dalam keadaan di mana Aku telah menempatkannya. Manusia tidak tinggal di sana, ia melanggar ketaatan dan mendatangkan ganjaran kematian abadi dalam jiwa dan raga. Dan, segera sesudah ia berdosa, timbul suatu banjir yang menggelora, yang menerjangnya dengan gelombang-gelombangnya, mendatangkan baginya kepayahan dan kesusahan dari dirinya sendiri, iblis dan dunia. Semua orang tenggelam dalam banjir, sebab tak seorang pun, dengan kelayakannya sendiri, dapat tiba di Kehidupan Abadi. Dan jadi, dengan maksud menyembuhkan kalian dari kejahatan-kejahatan kalian yang besar, Aku memberikan kepada kalian Jembatan PutraKu, agar dengan menyeberangi banjir, kalian tak akan tenggelam dalam banjir yang adalah samudera yang bergolak dari kehidupan yang gelap ini. Oleh karena itu, lihatlah kewajiban-kewajiban makhluk terhadap-Ku, dan betapa bebalnya dia, yang tak hendak mengambil obat yang telah Aku tawarkan, melainkan bersedia tenggelam.”
Diterjemahkan oleh YESAYA: www.indocell.net/yesaya
Harian Kompas Indonesia beberapa minggu lalu merilis artikel tentang peringkat Indonesia sebagai pengguna jaringan sosial Facebook. Indonesia berada di urutan ke-3 sedangkan Amerika Serikat berada di nomor 1 dan Inggris di nomor 2.
Menurut harian New York Times, AS memiliki facebook user sebanyak 118.7 juta orang, Inggris memiliki 24.1 juta orang, dan Indonesia memiliki pengguna sebanyak 22.7 juta orang. Bagi yang suka statistic, informasi ini bisa menjadi menarik untuk bahan kajian. Seorang penulis di Kompas menulis “arti peringkat itu bermakna multi-tafsir. Indonesia menjadi negara terbesar ketiga multimedia user. Bisa juga, jutaan generasi mudanya ngabisin banyak waktunya dengan Facebook. Di kantor, di rumah, di warnet, mobile, pub, cafe, dll. Facebook benar-benar menjadi pandemi. Bagi saya, ambil positifnya. Data itu menunjukkan jika Indonesia adalah potensial menjadi the world’s fastest growing mobile consumer markets.”
Jejaring tenaga kerja di Inggris, myjobgroup.co.uk mengadakan jajak pendapat terhadap 100 pekerja Inggris dan mendapatkan bahwa enam persen atau 2 juta dari 34 juta pekerja di Inggris menghabiskan waktu lebih dari satu jam per hari di tempat kerja. MyJobGroup.co.uk menyatakan hilangnya jam kerja di Facebook, Twitter dan media sosial lain dapat berpotensi membuat Inggris menderita kerugian sampai 14 miliar pound (22,16 miliar dolar AS). Penelitian itu memperlihatkan lebih separuh dari seluruh tenaga kerja di Inggris --55 persen-- mengaku mereka mengakses profil media sosial di tempat kerja, dan banyak menghabiskan waktu untuk ngobrol dengan teman, mengirim pesan, menambah foto dan video, serta memperbarui profil mereka. Kendari demikian sebanyak 10 persen mengaku media sosial membuat mereka lebih produktif.
Dengan semakin meningkatnya perkembangan teknologi sekarang ini, semakin bervariasi saja profesi yang ada. Contoh, kita sudah pernah dengar profesi MTV DJ (disc jokey), tapi sekarang ada pula MTV TJ (twitter jockey). Profesi ini sedang dalam proses pencarian berpola kompetisi dan pemenangnya akan ditentukan dengan voting oleh penonton MTV. Menurut situs MTV, seorang TJ akan digaji $100,000 dengan kontrak 1 tahun dengan MTV di New York dan akses eksklusif ke acara-acara tv dan selebritis.
Kandungan Gizi:
Banyak orang masih sering salah sangka dengan kandungan gizi alpukat, lantaran sangat berlemak. Alpukat memang memilkiki kadar lemak tinggi diantara semua jenis buah-buahan. Namun total kalorinya tidaklah tinggi karena kandungan karbohidratnya terbatas. Lemak alpukaaat termasuk lemak tak jenuh tunggal, sehingga tidak akan menyebabkan naiknya berat badan. Satu buah alpukat mengandung nutrisi kalsium 23 mg, fosfor 95 mg, zat besi 1,4 mg, sodium 9 mg, potassiummm 1,368 mg, vitamin A 660 Iu, niacin 8,6 mg dan vitamin C 82 mg.
Manfaat Alpukat:
Alpukat merupakan satu-satunya buah yang kaya lemak. Kadarnya lebih dari dua kali kandungan lemak durian. Walaupun demikian, lemak alpukat termasuk lemak sehat, karena didominasi asam lemak tak jenuh tunggal oleat yang bersifat antioksidan kuat. Lemak alpukat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan menaikkan kolesterol baik (HDL), sehingga secara nyata menekan resiko stroke dan serangan jantung. Kemampuan ini diperkuat oleh kandungan betakaroten, klorofil, vitamin E dan vitamin B kompleks yang banyak terdapat di dalam alpukat.
Alpukat kaya mineral kalium, tetapi rendah kandungan natriumnya. Perbandingan ini mendorongsuasana basa di dalam tubuh kita. Berkurangnya keasaman tubuh akan menekan munculnya penyakit akibat kondisi tubuh terlalu asam seperti alergi, pusing, panik, gangguan pernapasan, gangguan pencernaan.
Kadar asam folat dan vitamin E juga tinggi, kalium alpukat lebih efektif dalam meredam hipertensi dan memperlancar aliran darah. Berbeda dari buah-buahan lain, alpukat hampir tidak mengandung pati, sedikit mengandung gula buah, tetapi banyak mengandung serat selulose. Oleh sebab itulah alpukat sangat dianjurkan bagi penderita diabetes.
Di dalam alpukat juga banyak mengandung zat besi dan zat tembaga yang sangat penting dalam pembentukan sel darah merah dan pencegahan anemia gizi. Paduan antara vitamin C, vitamin E, zat besi, kalium dan mangan menjadikan alpukat baik untuk menjaga kulit dan rambut.
Zaman dahulu orang maya menganggap alpukat sebagai makanan yang mampu menjaga tulang-tulang sendi bergerak dengan bebas. Dalam satu alpukat mengandung 300 kalori, 88 persen dikontribuso sebagai lemak. Oleh sebab itulah tidak heran jika buah alpukat mampu memberikan lubrikasi (pemberian minyak) secara alami pada tulang-tulang persendian tubuh seperti leher, siku, pergelangan tangan, pinggul, lutut dan pergelangan kaki
KASUS
Jaksa Andi M. Ghalib dengan terpaksa harus memberi keterangan pers tentang kasus yang menimpanya. Setelah berhadapan dengan sedemikian banyak wartawan, dia duduk dan berkata :
" Apakah kalian semua sudah tahu apa yang akan saya bicarakan ? "
" Sudaaahh ! " Serentak para wartawan menjawab dengan bersemangat.
" Kalau begitu, untuk apa lagi saya berbicara kepada kalian ? ! " Kata Ghalib kalem, sambil pergi meninggalkan para wartawan yang terheran-heran.
Pada hari kedua, Ghalib pun terpaksa harus memberi keterangan pers
kepada para wartawan lagi. Sambil berdiri di hadapan semua wartawan, dia berkata : " Mengerti tidak, apa yang akan saya bicarakan kepada kalian sekarang ini ? "
Belajar dari pengalaman, para wartawan sudah sepakat sebelumnya.Dengan serentak mereka menjawab : " Tidaaaak ! "
" Kalau begitu untuk apa saya berbicara kepada kalian, kalau kalian tidak mengerti apa yang akan saya bicarakan ! " Jawab Ghalib tak kalah kalemnya dengan kemarin, terus pergi meninggalkan para wartawan yang mendongkol.
Pada hari ketiga, Ghalib berhadapan lagi dengan para wartawan yang
jumlahnya semakin banyak. Seperti yang sudah-sudah, Ghalib bertanya lagi kepada para wartawan itu : " Kalian semua sudah tahu tidak, yang akan saya bicarakan hari ini ? "
Para wartawan yang sudah belajar dari pengalaman dua hari berturut-turut itu pun semakin kompak. Mereka sangat yakin kali ini Ghalib yang suka bicaranya muter-muter itu bakalan tidak bisa menghindar. Maka terdengarlah jawaban-jawaban dari para wartawan.
Sebagian menjawab : " Sudaaaaah ! "
Dan sebagian lagi menjawab : " Beluuuuuummm ! "
Ghalib sejenak terdiam, kemudian dengan tenang sambil menghembus asap rokoknya dia berkata : " Kalau begitu, begini saja. Kalian yang sudah tahu memberitahu teman-teman kalian yang tidak tahu ! "
Mengapakah engkau melihat selumbar di mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu tidak engkau ketahui? (Matius 7:3)
Majalah Terang adalah sarana komunikasi antara umat KKI Philadelphia yang terbit setiap minggu. Beberapa artikel menarik yang dapat dinikmasti di majalah ini adalah: renungan, bacaan harian, info kesehatan, komunikasi umat dan masih banyak lagi.
Untuk menikmati terang edisi minggu-minggu sebelumnya. Silahkan pilih Tahun yang anda kehendaki. Lalu tekan "Lihat"
Catatan Tekhnis:
Majalah terang disimpan dengan menggunakan PDF atau Doc format. Untuk membuka PDF file, komputer anda harus mempunyai Adobe Acrobat Reader. Software tersebut bisa di download gratis.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi pengelola website lewat Hubungi Kami